Kamis, 03 Januari 2013

kata berasal dari ucapan, ucapan berasal dari  kisah kehidupan.
kehidupan sehari2 penuh dengan ucapan, semua bisa berkata dan mengucapkan apa yg ada di pikiran
kadang kata2 tak sesuai yg ada di kehidupan hanya di buat buatkan/rekayasa seperti kehidupan, hanya orang pendusta yg bisa bermain kata, sulit untuk membedakan mana yg dusta dan mana yg nyata karna
kita sering terkecoh dengan kata2 ucapan, sehingga kita percaya namun di balik kata2 itu, kita belum  ketahui apakah itu nyata atau dusta, aku sadar ternyata semua kata2 tak bisa di percaya namun gimana nasib orang yg jujur tanpa dusta tapi tak bisa berkata...????
orang yg jujur dan berkata apadanya yg ada di kehidupan tapi tak bisa bermain kata berkata apakah orang akan menyebutnya dusta....!!!!!!
ternyata orang pendusta mendampakkan orang yg orang yg tak berdusta. kehidupan ini memang  sulit membedakan mana orang jujur dan orang dusta, semuanya butuh bukti nyata dari kata ucapan itu, kenapa orang pendusta slalu menang sedangkan orang jujur slalu tersingkirkan, 
orang pendusta punya berbagai cara untuk mencari bukti dan menjadi nyatatapi itu sebenarnya hanya rekayasa.
trus gimana nasibnya orang yg tak bisa bermain kata tapi jujur ucapan dan hatinya tapi tak punya bukti hanya ucapan hati yg menjadi bukti, tapi semua orang ingin bukti, apakah orang akan percaya....????
sulit untuk di mengerti, tapi ini semua bisa terjadi di kehidupan nyata, maupun di dunia maya.
aku sempet heran..!!! kenapa orang yg jujur slalu makan hati, dan orang pendusta slalu menang hati, di mana rasa keadilan ini, 
sempat aku bertanya pada yg maha Kuasa ; salahkah aku jika berbuat jujur tapi kenapa balasnya seperti ini, sungguh menyakitkan,
yg ku bisa hanya berusaha ntuk bersabar. walau sabar itu gk segampang yg kita ucapkan dengan kata2...

 Sekian dan terimakasih

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar